



DENPASAR – Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali melalui Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) menyelenggarakan Workshop Penguatan Kebinekaan bagi mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang I Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Paseban UPMI Bali pada Selasa, 9 Juni 2026, sebagai upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai kebinekaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Workshop diawali dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan teks Pancasila. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Ketua Yayasan YPLP IKIP PGRI Bali dan Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia yang memberikan sambutan sekaligus arahan kepada peserta workshop.
Dalam sambutannya, pimpinan universitas menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebinekaan bagi calon guru sebagai bekal dalam menghadapi keberagaman budaya, agama, suku, dan karakter peserta didik di lingkungan sekolah. Guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan menanamkan nilai toleransi, moderasi, dan persatuan kepada generasi muda.
Workshop menghadirkan sejumlah materi yang dikemas dalam lima topik utama, yakni Kebinekaan Global, Kebinekaan Nasional, Kebinekaan Personal, Kebinekaan di Sekolah, dan Sekolah Damai. Materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidang pendidikan dan kebinekaan, sehingga peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai implementasi nilai-nilai kebinekaan dalam dunia pendidikan.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terkait wawasan kebinekaan global. Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPG diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai persatuan dalam keberagaman serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan damai di sekolah.
Ketua Program Studi PPG UPMI Bali berharap workshop ini dapat menjadi sarana penguatan karakter bagi calon guru sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Dengan demikian, lulusan PPG tidak hanya unggul dalam kompetensi profesional, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga dan merawat kebinekaan Indonesia.

